Value Added Life

Maret 12, 2007

Naek GA Bukan Berarti Pasti Aman

Diarsipkan di bawah: What bout it?? — alit @ 8:12 am

Beberapa waktu terakhir ini, aku mendapat banyak serangan [biar kesannya serem]. Serangan ini dikarenakan pendirianku yang termasuk sebagai GA minded untuk urusan penerbangan domestik [sampe sekarang juga masih tetap GA minded kok].

Aku gak pernah bilang naek GA itu pasti aman [coba cek postinganku yang ini]. Hanya saja buat aku, naek GA itu artinya aku berusaha meminimalisir risiko kecelakaan. risiko kecelakaan pesawat tuh timbul dari banyak faktor.

Data dari Boeing menyebutkan, dari statistik kecelakaan semua jenis pesawat komersial seluruh dunia dari tahun 1995 hingga 2004 (versi Boeing), kecelakaan akibat awak penerbang mencapai 56 persen. Disusul faktor pesawat 17 persen, cuaca 13 persen, pemeliharaan 4 persen, bandara atau pengaturan lalu lintas udara (air traffic control) 4 persen, dan lain-lain 6 persen.[kompas.com, 2 september 2006]

Buat orang2 yang hobi mengolah statistik, monggo nih diolah statistik dari KNKT … but sayangnya ada beberapa kolom yang aku gak tahu peruntukannya [sayangnya hanya 1988 sampai 2003] …. n ndableknya lagi … aku gak menemukan penjelasan tentang kolom itu di web tersebut …. tanya kenapa?

KNKTDB

Gimana caranya aku menjustifikasi pernyataanku bahwa naek GA itu meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan? Hal ini karena “sekali lagi” kenyataan bahwa kebanyakan airlines di Indonesia itu memposisikan diri sebagai “Low Cost Carrier” padahal sesungguhnya hanya merupakan “Traditional Airlines with Discount”.

Maksudnya gimana? menjadi sebuah LCC harus mengikuti “aturan maen tidak tertulis” agar bisa mulus secara keuangan. Apa saja sih aturan maen itu?

1. Jenis pesawat yang digunakan tidak memiliki banyak variasi

Yang namanya sebuah pesawat itu dibilang “berfungsi” oleh sebuah airlines jika dan hanya jika pesawat itu terbang [beroperasi] didalam setiap penerbangan terdapat risiko terjadinya kerusakan2 kecil yang kalau tidak diperbaiki langsung di lapangan akan mengganggu atau malah menyebabkan pembatalan penerbangan. Artinya disetiap poin pendaratan pesawat harus ada spare parts buat jaga2 … yah gak perlu di setiap poin sih, tapi at least begitu ada masalah maka spareparts hrs ada. Nah kalo variasi pesawatnya banyak artinya khan spareparts yang harus disimpan itu lebih banyak dari segi jumlah yang artinya adalah cost tambahan.

2.  Melayani rute pendek dan bolak balik [point to point]

Rute pendek artinya semakin bnayak pilihan jam penerbangan bagi penumpang or dengan kata lain bisa mengangkut lebih banyak penumpang dalam 1 waktu tertentu. Tapi pemilihan rute pendek ini juga gak bisa secara semena2 karena perawatan pesawat ini amat sangat unik dibandingkan alat transportasi yang lain.

Perawatan terhadap pesawat itu memiliki 3 limiter, yaitu:

  • jam terbang [lamanya pesawat berada diudara]
  • jumlah cycle [jumlah take off - landing ... secara sederhananya]
  • jumlah hari kalender

diantara ketiga limiter tersebut … asalkan salah satunya telah tercapai maka pesawat harus menjalani perawatan. Jadi harus ada optimasi terhadap penggunaan pesawat [jadi inget dulu bikin program optimasi pas kuliah .... hasilnya gak sesuai gara2 salah ngetik antara "=" dan "+" ... ]

3. Barang bawaan [bagasi] penumpang minimum

konsumsi fuel dalam setiap perjalanan berbanding lurus dengan beban yang dibawa oleh pesawat tersebut. udah jelas khan? makanya orang yang berbobot “agak berlebih” sepertiaku ini sebenernya adalah tipe penumpang yang kurang disukai oleh airliner karena beban per satuan tiket lebih besar dari normal yang artinya cost per satuan penumpang lebih besar … hiks

4.  Efisiensi waktu parkir pesawat

yang namanya pesawat itu kalo nongkrong di bandara gak gratis … so lebih sedikit waktu yang dibutuhkan artinya lebih sedikit pengeluaran untuk uang parkir pesawat. Salah satu cara meminimalisir waktu di bandara ya tadi itu pembatasan bagasi penumpang [selain karena beban] yang artinya semakin sedikit barang yang dibawa penumpang, semakin cepat penumpang keluar, semakin cepat pesawat menjalani persiapan untuk penerbangan berikutnya]

5.  Katering minimum

jelas khan? meminimalisir pengeluaran dar makanan yang tidak perlu …. ini juga berkaitan dengan penerbangan LCC sebaiknya rute yang pendek. Karena kalo rute panjang n penumpang gak dikasih pilihan makanan khan repot juga :)

6.  Perpanjangan fungsi dari awak kabin

para awak kabin memiliki tugas lebih yaitu juga sebagai cabin cleaning service. nah berkaitan dengan poin no 5 …. kalo gak ada makanan yang macem2 khan gak ada sampah yang macem2 so pembersihan juga lebih mudah.

7. Penjualan Tiket “OL” .. langsung dari airlines ke customer

Penjualan tiket melalui agen artinya perlu ada penyisihan keuntungan untuk komisi agen.

Tiket kertas yang berbentuk buku artinya ada cost tambahan untuk cetak tiket … toh penumpang khan gak mengkoleksi tiket … yang penting ada tempat duduk n nyampe dengan selamat n barang gak ada yg ketinggalan.

8. “Staggering” perawatan yang baik

Staggering perawatan or sederhananya adalah penjadwalan perawatan perlu dilakukan agar airlines tidak melakukan perawatan terhadap semua pesawatnya pada waktu yang bersamaan …. hehehe kebayang khan kalo tiba2 ada pengumuman bahwa selama bulan April 2007, Airlines XXX tidak melayani konsumen dikarenakan keseluruhan armada, badan pesawatnya harus menjalani D check dan engine nya harus di overhaul.

Nah dari 8 kaedah diatas …. berapa yang diikuti oleh “what so they called LCC”?

Nah karena berdasarkan pengamatan di lapangan … banyak kaedah yang “dilupakan” maka saya beranggapan bahwa mereke bukan LCC tapi Traditional Airlines yang menawarkan tiket dengan harga diskon. Kenapa begitu?? karena ke 8 kaedah tersebut [sebenernya masih banyak lagi] harus menjadi suatu kultur bagi airlines agar mereka bisa menjadi sebuah LCC …. tanpa terealisasi menjadi sebuah kultur maka akan sangat susah untuk beroperasi sebagai LCC karena artinya mereka hanya akan maen potong biaya tanpa melihat pertimbangan lebih jauh … hiiii amit2 khan kalo yang di potong itu adalah biaya maintenance [dengan meminta banyak konsensi dari DSKU] atau pemotongan jam terbang simulator pilot … waks

nah GA masih memposisikan diri sebagai traditional airlines, yang artinya tidak melakukan efisiensi LCC yang artinya harga tiket lebih mahal dari LCC. Tapi apa yakin GA lebih baek dari LCC yang laen yang beroperasi di Indonesia? kalo menurut saya sih masih iya :)

& Komentar »

  1. mohon maaf. saya tdk mengerti penjelasan bapak :p

    Komentar oleh andian — Maret 12, 2007 @ 8:42 am

  2. udah dibaca lagi. skr udah lebih ngerti artinya :P

    > Tapi apa yakin GA lebih baek dari LCC yang laen yang
    > beroperasi di Indonesia? kalo menurut saya sih masih iya

    ah kalo menurut saya mah sama aja pak
    =))

    sama-sama jelek, ya udah pilih yg murah aja lah.
    wong kmrn orang panasonic tahu kl ak mau pulang pake garuda, langsung pada khawatir tu lho. dan emang kenyataannya setiap kali ak pulang pake garuda emang ga pernah mulus sih penerbangannya.

    bahkan dulu ketika istri bapak mau pulang dari jakarta ke yogya naek pesawat, diantara semua what so called LCC itu, bapak memilihkan adam air kan ya. kenyataannya malah perjalanan dng adam air itu menjadi rekor ke3 penerbangan terburuk yg dialami oleh ibu (peringkat 1 dan 2 tentu saja hanya pantas di duduki oleh garuda, siapa lagi gitu lho pak?)

    bagaimana bapak menjawab ini?

    =))

    Komentar oleh andian — Maret 12, 2007 @ 8:57 am

  3. wekekeke …. begini loh bu … inget gak kalo dulu aku juga sering pulang pergi naek Lion? Alasanku kenapa berani … waktu itu karena Pilot Lion itu mayoritas masih dipegang oleh orang Asing. nah orang Asing ini beda sama orang kita yang dengan sering gampangnya berserah diri ama nasib ….. intinya mereka itu lebih cerewet masalah keselamatan penerbangan … kalo menurut mereka perawatan pesawatnya kurang, mereka gak bakalan mau terbang. …. seiring berjalannya waktu…. pilot2 ini mulai tergantikan ama orang2 lokal yang gitu deh …… nah sejak itu aku juga jadi gak pernah mau naek Lion … :)

    so aku juga gak masalah khan kalo naek LCC? tapi dengan persyaratan tertentu :) )

    Komentar oleh alit — Maret 12, 2007 @ 10:00 am

  4. tu kan tu kan… pertanyaan ga nyambung dengan jawaban /:)

    Komentar oleh and — Maret 12, 2007 @ 11:26 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.