“Mel, kamu tuh ikan besar yang akhirnya masuk ke kolam besar bersama dengan ikan-ikan besar lainnya … bukan lagi hidup di akuarium kecil kaya dulu”
Itu adalah kata2 momochan ketika dulu aku sempat “kaget” dengan adanya perubahan situasi di lingkungan pembelajaranku. Well sedikit cerita …. sejak SD sampe SMU aku adalah termasuk murid berprestasi, … mengikuti n memenangi banyak lomba sebagai wakil sekolah, siswa teladan de el el ….. n puncaknya adalah ketika bisa masuk ke kampus biru. Singkat cerita prestasi2 yang ada tidak terulang kembali di kampus ini … bahkan waktu pertama kali keluar IP rasanya ingin meledak aja kekeke. Ketika akhirnya aku bisa menyesuaikan diri dengan kolam besar …… berikutnya aku harus masuk lagi ke dalam akuarium kecil dengan beberapa ikan besar. Ada semacam rasa kehilangan. Well enough talking about me … let’s get started talking bout our topic.
Dulu sewaktu melepas kepergian momochan ke negeri sakura sana, aku sudah memprediksi akan adanya masalah yang akan timbul ketika nantinya momochan balik ke Indo. Hal yang sama yang banyak dialami oleh ikan2 besar negara ini yang sejenak dilepas untuk mengembara di lautan dunia. Nah ternyata prediksiku ini benar, detik2 terakhir menjelang kepulangannya, momochan stress berat karena harus kembali ke akuarium kecilnya setelah mencicipi kenikmatan berenang bebas di lautan luas.
“pokoknya tugasmu adalah membuat aku betah di Indo …. kalo aku gak betah, aku bakalan langsung ngelamar S3 lagi ke luar” …. omongan yg keluar dari momochan antara bercanda n serius.
Secara nih, aku udah mengalami seperti apa yang momochan alami [walaupun mungkin tidak sedrastis apa yang dialami olehnya], aku ingin sekedar sharing ama momochan disini … so mungkin juga nanti kalo ada yg ingin nambahin ya bisa langsung komen disini ….
Ternyata ada 1 hal yang mampu membuat ikan besar itu betah di akuarium kecil setelah sempat berenang di kolam besar: Rasa Syukur
Seringkali kita disaat kita merasa sedang down, kita melupakan untuk tetap bersyukur, sehingga rasa syukur hanya kita ingat [kalau inget nih] hanya pada saat kita senang. Padahal bersyukur disaat kita sedang down itu amat sangat nikmat.
Cobalah untuk sejenak memikirkan bahwa masih banyak ikan besar lainnya yang bahkan sama sekali tidak pernah mencicipi kolam besar selama hidupnya … bersyukurlah bahwa kamu sudah pernah diberikan kesempatan, masih banyak ikan besar lainnya yang bahkan sama sekali tidak menyadari bahwa dia adalah seekor ikan besar … bersyukurlah karena kamu telah tersadarkan, dan pada akhirnya kamu akan merasa bersyukur bahwa kamu masih bisa bersyukur disaat banyak ikan besar lainnya yang tidak bisa bersyukur.
1 hal yang perlu momochan coba …. bersyukurlah … niscaya akuarium sempitmu ini akan terasa lebih lega sehingga kamu bisa bersyukur lebih banyak lagi dan hingga suatu saat Sang Pemilik Ikan akan memberikan kamu jalan menuju kolam yang jauh lebih besar dari sekarang.
Jangan berpikir bahwa pulang kesini adalah suatu kemunduran dan bahwa melanjutkan sekolah pasti merupakan kemajuan ……. Siapa tahu nih…. kamu justru bisa lebih banyak berkarya disini dibandingkan kamu sekolah disana …. dimana n bagaimana? yah mungkin itu tugas kita berdua untuk mencarinya
Tanya mas.
1. Mel siapa?
2. Momochan siapa?
3. Fiksi atau non fiksi?
Comment oleh Arief Fajar Nursyamsu — Maret 20, 2007 @ 8:45 am
wah mas arief , bingung jawabnya nih
)
Comment oleh alit — Maret 28, 2007 @ 4:02 am