Value Added Life

April 18, 2005

Meter On

Diarsipkan di bawah: It's My life — alit @ 2:45 pm

Tulisan iseng ini terinspirasi dari media cetak yang namanya Meter On … kalo namanya gak umum buat telinga kita ya wajar aja, Meter On itu merupakan media internal bagi supir taksi blue bird group pangkalan puri (coba aja: lafal meter on hampir sama bunyinya ama meteran dengan kata laen argo).

Kebetulan aja tadi pagi pas perjalanan ke kantor aku bisa baca di taksi. Well hingga skr, media tersebut udah terbit sebanyak 5 kali (kalo dari kata pengantarnya sih). Isinya lumayan komunikatif n informatif serta selektif walaupun tampilan agak primitif, maksudnya media ini di diterbitkan dengan cara fotocopy dari 1 master yang udah diprint, isinya hanya beberapa halaman yang membahas berbagai macam pengumuman manajemen, n semacam lebih tepatnya 2 macam editorial yang isinya mengulas alasan kenapa supir taksi harus mendukung kenaikan tarif serta ajakan untuk menghindari cara menyupir yang boros BBM.

Pengumuman yang ada sih tentang lowongan untuk posisi supir disertai dengan bonus bagi para supir yang dapat mengajak calon karyawan sebesar Rp 50.000 atau 100.000 tergantung persyaratan (waks lupa persyaratannya apa, maklum khan cuman iseng) , trus ada juga pengumuman tentang akan adanya penambahan mobil limo baru sebanyak 50 buah so para supir diharapkan meningkatkan prestasi supaya berhak mengendarai limo tersebut de el el

Well , sebenernya aku amat sangat tertarik dengan editorial yang isinya ajakan untuk mendukung kenaikan tarif. Pada editorial tersebut diuraikan dengan lugas bahwa kenaikan tarif sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan perusahaan, dengan kata lain kalo gak naik tarif perusahaan terancam bangkrut n para supir terancam memenuhi daftar pengangguran yang udah panjang di negara ini … disitu diuraikan juga bahwa pada saat sebelum kenaikan BBM dan tarif, perusahaan mensubsidi BBM supir sebesar Rp 250,- / liter (minimal subsidi perhari per supir adalah Rp 25.000) ,but disitu gak jelas berapa yang dikeluarkan perusahaan pas BBM naik n pas adanya kenaikan tarif … disitu diuraikan juga bahwa kenaikan tarif memicu kenaikan suku cadang yang artinya memicu kenaikan biaya pengeluaran perusahaan yang ujung2nya penurunan profit (pernyataan ini gak perlu dikaji mendamal, soalnya ya pasti begitu) … kemudian disitu juga tertulis para supir taksi sebaiknya mendukung kenaikan tarif demi kesejahteraan karyawan … ( well – well ini seharusnya patut dikaji lebih lanjut )

sebenernya yang perlu dikaji soal kenaikan tarif ini adalah persentasenya kenaikan tarif terhadap persentase kenaikan terhadap tunjangan karyawan, apakah sebanding (khan alasan kenaikan adalah untuk menjaga tingkat kesejahteraan)? atau jangan – jangan kenaikan ini hanya menguntungkan pemegang saham, bukan supir taksi … jangan – jangan supir taksi ini hanya dijadikan alat, hanya dijadikan pion yang dikorbankan pada pembukaan gambit raja. Dooh kok aku jadi ambil pusink ya?

namanya juga tulisan iseng :)

April 15, 2005

just be yourself

Diarsipkan di bawah: It's My life — alit @ 10:35 am

11.55 am

“jadilah diri kamu sendiri” begitu jawabanku yang membuat seorang wanita (sebut saja Santi)terhenti dari lamunannya dan menatapku penuh tanya ….

11.40 am

“ini loh kak yang namanya santi, sekarang ini dia lagi ikutan seleksi juga … dari sekolah kita hanya tinggal 2 orang yang bertahan sampe tahap ini” ucap salah seorang adek angkatanku seraya memperkenalkan Santi. “Siang kak …” sapa Santi agak ragu, well mungkin karena dia melihat ekspresi takjub bercampur heran di wajahku ….. “Siang juga” sejenak aku bisa menguasai diri sebelum banyak pertanyaan mulai berjumpalitan di otakku hingga akhirnya membentuk sebuah pertanyaan umum …. gak salah nih?

Waks, pertanyaan itu muncul bukan karena aku mendiskreditkan Santi karena kulit wajahnya yang agak hangus terbakar karena dijemur di bawah terik matahari, pun bukan karena kelelahan yang tampak, pun bukan karena keayuannya, pun bukan karena tekad dan kemauan keras yang terpancar darinya ……

Waks, pertanyaan itu muncul karena sebuah benda yang melindungi dirinya, sebuah benda yang membuatnya tampak lebih menawan, sebuah benda yang jarang aku temui didalam barisan didaerah ini, …. yup bener …. pertanyaan itu muncul karena jilbab putih yang terkenakan dengan rapi walaupun sudah berwarna kecoklatan karena debu n tanah selama proses seleksi ….

Waks, setahuku selama ini belom pernah ada yg namanya wanita memakai jilbab didalam barisan pengerekan di daerahku … kalaupun ada, biasanya mereka melepasnya ketika proses seleksi dan mengenakannya kembali setelah pengibaran dan menyandang status purna pengerek nusantara ….

11.50 am

“kamu bener2 mau jadi pengerek?” tanyaku sesaat setelah terlepas dari lamunan

“siap kak, saya mau jadi pengerek” …. well sebuah jawaban standar bagi peserta seleksi, lagian kalo gak mau buat apa ya mereka ada disini … nih yang nanya bego kali ya ……

“kenapa kamu mau jadi pengerek?”

pertanyaanku itu dijawab lagi dengan jawaban standar yang mungkin klise …. seperti ingin menambah teman, memperluas wawasan, belajar disiplin e te ce …

“kamu tau khan kalo disini menganut keseragaman didalam barisan?”

“siap tau kak” jawabnya dengan yakin

“kalo gitu kamu tau khan kalo rambut wanita didalam barisan +/- 3 cm dibawah kuping”….

seperti tahu arah pertanyaanku, Santi merunduk bingung untuk menjawab yang dilanjutkan dengan melamun …..

kembali ke 11.55 am

“maksudnya apa ya kak?” pertanyaan yang akhirnya terucap

“well begini, …. menurutmu seorang santi tuh seperti apa? apakah dia seorang wanita yang mengenakan jilbab karena kesadarannya, berkemauan keras, memiliki prinsip ….. atau seorang wanita yang rela melepaskan jilbabnya dengan sadar hanya karena ingin jadi pengerek?” tanyaku dengan cepat ….

“insya Allah saya yang pertama kak” ….

“kalau begitu buktikan, dan katakan pada para senior nanti di ruang interview bahwa kamu adalah diri kamu sendiri, tidak perlu berpura – pura or takut tidak terpilih karena berusaha menjadi diri sendiri …. sederhananya bilang kalo kamu tidak rela melepaskan jilbabmu sekedar untuk menjadi pengerek”

“siap kak” jawabnya dengan penuh keyakinan dan senyuman

alhamdulillah saat ini Santi menyandang status purna pengerek nusantara dengan menjadi dirinya sendiri ….

April 12, 2005

If

Diarsipkan di bawah: It's My life — alit @ 2:04 am

If a picture paints a thousand words,
Then why can’t I paint you?
The words will never show the you I’ve come to know.

If a face could launch a thousand ships,
Then where am I to go?
There’s no one home but you, You’re all that’s left me too.

And when my love for life is running dry,
You come and pour yourself on me.

If a man could be two places at one time,
I’d be with you.
Tomorrow and today, beside you all the way.

If the world should stop revolving
spinning slowly down to die,
I’d spend the end with you.And when the world was through,

Then one by one the stars would all go out,
Then you and I would simply fly away

Ps : Thx to Bread for this lovely song, and to someone who made my life never dry

April 11, 2005

Sekedar renungan

Diarsipkan di bawah: It's My life — alit @ 11:30 pm

Sebuah renungan yang aku dapatkan dari milis paskibra JT

Tuk Calon Istriku

Pernikahan atau perkawinan, Menyingkap tabir rahasia.Suami yang menikahi kamu, Tidaklah semulia Muhammad saw, Tidaklah setaqwa Ibrahim as, Pun tidak setabah Ayyub as, Ataupun segagah Musa as, Apalagi setampan Yusuf as. Justru suamimu hanyalah pria akhir jaman,Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang sholeh…

Pernikahan atau perkawinan, Mengajar kita kewajiban bersama. Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya, Suami adalah nahkoda kapal, kamu nagivatornya, Suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya.

Saat suami menjadi raja, kamu nikmati anggur suasananya, Seketika suami menjadi bisa, kamulah penawar obatnya, Seandainya suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya.

Pernikahan atau perkawinan, Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa. Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah SWT, Karena memiliki suami yang tidak segagah mana,

Justru … Kamu akan tersentak dari alpa, Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna di dalam menjaga, Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara, Cuma wanita akhir zaman yang berusaha menjadi solehah…

Amin.

Thx to Imam yang sudah memforward renungan ini

April 10, 2005

HasiL sebuah Kutak – katik

Diarsipkan di bawah: It's My life — alit @ 10:04 pm

sepenggal dialog “seingatnya” antara mas alit (A) dengan dosen cilik (D)

(A) : eh neng gimana sih ya caranya aku supaya bisa ngasih calendar di blogku, kayanya asik juga tuh kalo ada calendar

(B) : calendar yang kaya gimana ya maksudmu?

(A) : itu loh tampilan calendar yang bisa ditaro di BloG, coba deh kamu liat tampilannya si NeeNa.

(B) : ooh itu khan karena dia gak pake blogspot, khan masing2 blogserver punya fasilitas masing2, emangnya dia pake apa sih?

(A) : dia pake blogspirit

(B) : nah,soalnya kalo di blogspot emang gak ada fasilitasnya

(A) : oh ok d thx

well, berhubung aku penasaran, ya mulailah mas alit mencari2 fakta aktual tentang pembuatan calendar di blog, … akhirnya setelah mencari lewat search enginenya yahoo dengan keywords free web calendar, sampailah kesalah satu pilihan yang akhirnya menuju ke site yang menyediakan banyak sampel javascript.

Bukan berarti masalah selesai begitu aja, soalnya mas alit nih bener2 awam banget tentang java (hiks HTML aja masih bingung>, mas alit gak bisa langsung mempraktekkan, soalnya scriptnya ditulis dalam 2 step

STEP ONE: Place the following script into a separate JavaScript file called: calendar.js

dilanjutkan dengan strukturnya, nah kemudian dilanjutkan dengan

STEP TWO: Place this into the BODY of the HTML document where you want the calendar. Make sure the ‘.js’ and ‘.html’ files are in the same directory.

dilanjutkan dengan perintah eksekusi.

Sebagai orang awam yg seawam2nya tentunya mas alit langsung berpikir “waks, ternyata harus disave n diupload dulu berbarengan sama file html blog nih, gimana caranya ya? …. gagal deh naro calendar disini hiks hiks”.

But disisi lain sebagai orang yang dilahirkan sebagai seorang yang selalu penasaran n ingin tahu, mas alit juga berpikir “well masa sih gak bisa diakalin perintahnya, … kalo diliat dari logika bahasanya sih sesungguhnya step pertama itu adalah supaya editan template kita tuh gak terlalu rumit”.

Well setelah several times of trial and error, akhirnya bisa juga deh ada tampilan calendar disini.

Alhamdulillah, rasa ingin tahu n usahaku gak sia-sia.Mungkin kalo ada kesempatan, aku pengen lebih memperdalam lagi ttg ini nantinya

« Halaman Sebelumnya

Blog pada WordPress.com.